PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Kognitif

asimetri penyandian-pemanggilan hemisfer (HERA)

hemispheric encoding–retrieval asymmetry (HERA)

Ringkasan Singkat

Model HERA berhipotesis bahwa otak kiri lebih aktif saat menyimpan memori, sementara otak kanan lebih aktif saat memanggil kembali memori tersebut.

Hemispheric Encoding–Retrieval Asymmetry (HERA) adalah hipotesis dalam psikologi kognitif yang diusulkan oleh Endel Tulving berdasarkan data dari pencitraan otak fungsional (PET dan fMRI). Model ini menyatakan bahwa belahan otak kiri memiliki peran yang lebih besar dalam proses penyandian (encoding) informasi baru ke dalam memori episodik, sedangkan belahan otak kanan lebih aktif terlibat selama penarikan atau pemanggilan kembali (retrieval) memori episodik tersebut.

Meskipun model ini telah menjadi panduan penting dalam riset memori selama beberapa dekade, penelitian terbaru menunjukkan bahwa pembagian kerja ini mungkin tidak sesederhana itu dan dapat dipengaruhi oleh jenis materi yang diingat (misalnya, verbal vs non-verbal). Walaupun demikian, HERA tetap menjadi landasan penting dalam memahami bagaimana sistem memori manusia terorganisir secara neurobiologis di dalam korteks prefrontal.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Tulving, E., et al. (1994). Hemispheric encoding/retrieval asymmetry in episodic memory: Positron emission tomography findings. PNAS.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback